Jasa Aqiqah Jogja Terbaik dan Terpercaya

Kelahiran anak merupakan moment kebahagiaan yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang tua. Sembilan bulan ibu mengandung dengan bersusah payah, proses kelahirannya pun ibu juga harus bertaruh nyawa. Akhirnya kedua orang tua bisa bertemu sang buah hati yang sudah didambakan dan dinanti-nanti. Setelah seorang bayi lahir maka akan dilakukan aqiqah untuknya.

Aqiqah Jogja

Aqiqah merupakan suatu penggambaran bentuk rasa syukur kedua orang tua kepada Allah SWT atas lahirnya seorang anak. Rasa syukur tersebut diwujudkan dengan cara memotong kambing kemudian dibagikan kepada saudara, tetangga, serta mereka yang membutuhkan. Kali ini Solusi Catering Jogja akan membagikan beberapa informasi mengenai aqiqah dan tata cara pelaksanaannya. Bagi Anda para orang tua yang membutuhkan informasi mengenai aqiqah untuk anak Anda, yuk kita simak ulasan aqiqah berikut ini.

Pengertian Aqiqah

Menurut Bahasa Arab “al-qat’u” aqiqah memiliki arti “memutus atau memotong”. Pengertian atau definisi lain tentang aqiqah adalah “nama rambut bayi yang baru dilahirkan”. Menurut istilah Syar’i, aqiqah merupakan suatu proses menyembelih kambing pada hari ke tujuh setelah bayi dilahirkan yang dilakukan sebagai bentuk perwujudan rasa syukur orang tua kepada Allah SWT.

Aqiqah biasanya dilakukan pada hari ke-7, ke-14, atau ke-21 setelah kelahiran seorang bayi. Bagi anak laki-laki, untuk melaksanakan aqiqah wajib memotong dua ekor kambing sementara anak perempuan satu ekor kambing saja.

Tujuan Aqiqah

Setiap hal yang umat islam lakukan pasti memiliki tujuan-tujuan yang baik. Begitu pula dengan aqiqah. Sejak jaman jahiliyah telah ada upacara memotong hewan ternak. Namun islam datang untuk menyempurnakan syariat dan tuntunannya agar diridhoi oleh Allah SWT. Dalam tradisi umat Islam sejak dulu kala, kelahiran seorang anak biasanya dirayakan dengan acara aqiqahan.

Aqiqah Jogja

Tujuan diadakannya aqiqah untuk bayi yang baru lahir adalah untuk mengungkapkan kebahagian dan memanjatkan rasa syukur setiap orang tua atau keluarga dari sang bayi yang baru saja lahir kepada Allah SWT atas karunia anak tersebut. Upacara aqiqah biasanya dilakukan dengan prosesi penyembelihan hewan ternak seperti kambing, yang lalu dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangga, atau mereka yang membutuhkan makanan.

Dasar Hukum Pelaksanaan Aqiqah

Pelaksanaan aqiqah merupakan ajaran dari Rasulullah SAW. Hukum pelaksanaan aqiqah terbagi menjadi dua yaitu sunnah dan wajib. Pembagian ini berdasarkan pada dalil-dalil dan tafsir yang telah dilakukan oleh para ulama.

Secara sunnah, hukum aqiqah merupakan sunnah muakkad, atau sunnah yang harus diutamakan. Dalam hal ini aqiqah hukumnya sunnah muakkad apabila seorang muslim mampu melaksanakannya (karena mempunyai harta yang cukup) maka ia dianjurkan untuk melakukan aqiqah bagi anaknya saat anak tersebut masih bayi. Sementara bagi orang yang kurang atau tidak mampu, pelaksanaan aqiqah dapat ditiadakan.

Secara wajib, menurut sebuah hadist yang shahih berbunyi “Anak-anak itu tergadai (tertahan) dengan aqiqahnya, disembelih hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur kepalanya dan diberi nama.” (HR Ahmad). Berasarkan hadist tersebut hukum pelaksanaan aqiqah adalah wajib untuk dilakukan serta para ulama menafsirkan bahwa seorang anak tidak dapat memberi syafaat kepada kedua orang tuanya apabila ia belum diaqiqah. Meski demikian, pendapat ini masih kalah dengan pendapat bahwa aqiqah adalah sunnah sehingga ditolak oleh banyak ulama.

Dalil Aqiqah

Berikut merupakan beberapa dalil yang menjelaskan tentang pelaksanaan aqiqah bagi bayi yang baru lahir:

  1. Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, Rasulullah SAW bersabda: “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.” (Hadits Riwayat Bukhari)
  2. Dari ‘Amr bin Syu’aib, Rasulullah SAW bersabda. : “Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” (Hadits Riwayat Abu Dawud, Nasa’I, Ahmad)
  3. Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” (Hadits Riwayat Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Waktu Dilaksanakannya Aqiqah

Aqiqah dilaksanakan pada hari ke-7 atau ke-14 atau ke-21 dari lahirnya bayi sekaligus untuk memberikan nama pada bayi tersebut. Anak yang belum diaqiqah sampai usia baligh boleh beraqiqah untuk dirinya sendiri & boleh tidak melakukannya.

Tata Cara Pelaksanaan Aqiqah

  1. Waktu pelaksanaan aqiqah yang paling baik menurut sabda Rasulullah SAW dan kesepakatan para ulama adalah pada hari ke-7 semenjak hari kelahiran. Namun jika berhalangan aqiqah dapat dilaksanakan pada hari ke-14 atau hari ke-21. Apabila seseorang tersebut berada dalam kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan, maka kewajiban melaksanakan aqiqah pun gugur boleh untuk tidak melaksanakan aqiqah.
  2. Syarat-syarat dalam memilih hewan untuk aqiqah juga harus dipertimbangkan dengan baik yaitu hewan kurban seperti kambing dan domba yang sehat adalah yang sebaiknya dipilih untuk prosesi aqiqah. Umur dari hewan ternak ini pun tidak boleh kurang dari setengah tahun.
  3. Membagi daging hewan hasil aqiqah:

Dalam bentuk pembagiannya, daging aqiqah harus diberikan dalam keadaan yang sudah matang, tidak boleh masih dalam kondisi mentah layaknya daging kurban. Orang yang memiliki hajat dan keluarganya juga disunnahkan untuk mengonsumsi daging aqiqah. Sementara, sepertiga daging lainnya diberikan pada tetangga dan fakir miskin.

  • Memberi nama anak pada saat aqiqah:

Dalam tata cara aqiqah, pada saat menyelenggarakannya disunnahkan juga untuk mencukur rambut si bayi dan memberinya nama yang memiliki arti yang baik. Karena, nama yang baik kelak akan mencerminkan perilaku serta akhlaknya kepada Allah SWT dan lingkungan sekitarnya.

  • Prosesi mencukur rambut pada saat aqiqah:

Rasulullah SAW sangat menganjurkan agar melakukan cukur rambut pada anak yang baru lahir di hari ke-7 nya. Pencukuran rambut pada anak harus dilakukan dengan merata.

Nah, bagi Anda yang ingin menyelenggarakan acara aqiqah untuk putra atau putri Anda bisa menggunakan jasa aqiqah Jogja melalui Solusi Catering Jogja. Solusi Catering Jogja merupakan penyedia jasa catering Jogja sekaligus menyediakan jasa aqiqah Jogja. Bagi Anda yang berada di Jogja atau daerah sekitarnya sangat direkomendasikan untuk menghubungi Solusi Catering Jogja.

Mengapa Anda harus mempercayai Solusi Catering Jogja untuk keperluan acara aqiqah anak Anda? Solusi Catering Jogja merupakan jasa pelayanan catering yang termurah dan terpercaya di Jogja. Owner dan karyawan tentunya sangat memahami perihal aqiqah jogja dan sudah sangat berpengalaman untuk pelayanan aqiqah jogja. Seperti pemilihan hewan ternak berupa kambing yang sehat, pengolahan serta pemasakan daging dengan cara yang benar sehingga daging yang telah dimasak tidak berbau prengus, dan yang terakhir tentunya rasa masakannya sangat menggoyang lidah Anda, dijamin semua orang pasti suka.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Solusi Catering Jogja Anda bisa mengakses website https://solusicatering.com atau menghubungi nomor whatsapp +62 857-4296-6649. Anda bisa memilih paket aqiqah apa yang Anda inginkan melalui website sesuai dengan budget Anda. Tunggu apa lagi? Percayakan kebutuhan catering Anda bersama Solusi Catering Jogja.